Home Pendidikan Optimalkan Potensi Anak, Adya dan SDN 17 Kesiman Gelar Program Buku Kreatif...

Optimalkan Potensi Anak, Adya dan SDN 17 Kesiman Gelar Program Buku Kreatif Anak Berdaya

Adya dan SDN 17 Kesiman Gelar Program Buku Kreatif Anak Berdaya

DENPASAR, fokusbali.com – Kesamaan visi ‘menciptakan ruang pendidikan yang mampu mengoptimalkan potensi anak’ antara Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 Kesiman dan pendiri Adya melahirkan kolaborasi implementasi Program Buku Kreatif Anak Berdaya.

Menurut Zeni, pendiri Adya, program yang diinisiasi oleh Adya ini merupakan pelatihan yang memfasilitasi anak memperoleh hak literasi hingga mampu berkontribusi menciptakan karya berdampak.

Program yang memfasilitasi anak berkarya sesuai potensi dan minatnya ini, terdiri dari 18 siklus selama 6 tahun.

Setiap siklus terdiri dari tiga rangkaian program utama yakni literasi finansial yang mencangkup pembelajaran teori serta praktek menabung seribu per hari, pelatihan sesuai minat serta publikasi karya siswa.

“Setiap tahun, anak-anak mengikuti tiga siklus pelatihan. Output dari setiap pelatihan menjadi karya yang dapat disebarluaskan dan menjadi media pembelajaran bagi anak-anak yang lebih muda,” ungkapnya.

Hal lainnya yang menarik dari program ini adalah siklus pertama pelatihan setiap tahunnya dimulai dengan asesmen atau pemetaan minat siswa.

Dengan kata lain, siswa mengetahui kemampuan diri sebagai aset dirinya. Pengetahuan ini juga menjadi bagian dari informasi sekolah mengenai keberagaman kemampuan siswa.

BACA JUGA:   Undang Seniman Henna,THE 101 Bali Fontana Seminyak Dukung Karya Seniman Wanita

Ini dapat menjadi bagian dari pemetaan aset oleh sekolah. Untuk memulai program ini, dilakukan eksperimental program atau program uji coba.

“Program uji coba Buku Kreatif Anak Berdaya dimulai sejak Februari 2024 yang meliputi sosialisasi program kepada guru, anak dan orangtua oleh kepala sekolah, pembelajaran literasi keuangan kepada siswa yang disampaikan oleh guru, serta pemetaan atau asesmen minat siswa oleh tim Adya sebelum dilakukan pelatihan,” papar Zeni.

Setelah itu, puncak kegiatan yang meliputi pelatihan menulis atau ilustrasi atau public speaking sesuai dengan minat siswa dan pembagian buku bergambar kontekstual sesuai pilihan siswa hingga publikasi karya siswa dilakukan untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2024. Rangkaian perayaan tersebut dilakukan oleh SDN 17 Kesiman pada 27 April 2024 dan 4 Mei 2024.

Selama merancang program ini, Zeni berharap pendidikan dapat menjadi ruang kolaborasi untuk membantu anak berdaya sehingga untuk mengimplementasikan program ini diperlukan kerjasama yang saling mendukung dari warga sekolah.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 17 Kesiman, Ni Made Wisudarini Pratiwi menyatakan program ini adalah gerakan bersama antara pihak sekolah dan swasta. Ini menjadi kolaborasi berkelanjutan dengan semangat merdeka belajar.

BACA JUGA:   Tingkatkan Minat Baca Anak, Adya Luncurkan Buku Petualangan Mencari Cemcem, Kisah Nasi Pangkon, dan Sepatu Baru Vale

“Mulai dari mengembangkan keterampilan finansial siswa, memetakan minat serta memfasilitasi siswa belajar melalui minatnya masing-masing. Dengan begitu, setiap siswa menciptakan karya sesuai dengan potensi dirinya. Tentu saja karya yang dihasilkan menjadi beragam dan memperkaya sarana media pembelajaran dunia pendidikan,” terangnya.

Pada puncak acara, siswa berlatih mengembangkan minatnya. Mereka bebas memilih untuk mengasah kemampuan menulis sehingga mampu menciptakan karya tulis.

Mereka yang suka menggambar juga dapat mengasah kemampuan mengilustrasikan karakter hingga cerita. Terakhir, bagi siswa yang suka berbicara dan ingin tampil di depan umum dapat mengasah kemampuan public speaking.

Dari program eksperimental ini, siswa pada kelas menulis menciptakan karya puisi atau cerita pendek. Siswa dari kelas ilustrasi menciptakan karya berupa karakter unik dari lingkungan sekitar mereka, sedangkan siswa dari kelas public speaking menciptakan karya berupa video read aloud dan presentasi mengenai isu-isu penting yang menarik bagi siswa.

Karya-karya mereka ini dipublikasikan menjadi sebuah buku aktivitas . Buku aktivitas ini dapat dimanfaatkan siswa-siswa di tingkat taman kanak-kanak untuk belajar sambil bermain seperti mewarnai, mengenal huruf dan cerita sederhana serta mendengarkan cerita atau isu menarik.

BACA JUGA:   Menparekraf: Work From Bali akan Diluncurkan Mulai Juli 2021 Secara Bertahap

Program ini menjadi ruang kolaborasi bagi kepala sekolah, guru, petugas sekolah, siswa, orang tua dan Adya untuk mendukung siswa menciptakan karya. Karya yang dimanfaatkan ini membuat siswa dapat berkontribusi menciptakan dampak.

Komentar