Home Fokus Bali Sejak Februari, Bandara Ngurah Rai Layani Pemulangan 3.408 WNA

Sejak Februari, Bandara Ngurah Rai Layani Pemulangan 3.408 WNA

Sejak Februari, Bandara Ngurah Rai Layani Pemulangan 3.408 WNA. (ilustrasi/ist)
Sejak Februari, Bandara Ngurah Rai Layani Pemulangan 3.408 WNA. (ilustrasi/ist)

DENPASAR, fokusbali.com – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menyatakan selama masa pandemic COVID-19 telah melayani penerbangan pemulangan atau repatriasi  3.408 WNA wisatawan di Bali menuju negara asal.

Menurut General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado terhitung dari tanggal 8 Februari hingga 27 April, sebanyak 22 penerbangan repatriasi yang mengangkut sedikitnya 3.408 WNA dari berbagai negara telah terlayani.

“Penerbangan repatriasi yang pertama adalah dari Pemerintah Cina yang memulangkan sebanyak 61 warga negara Cina untuk kembali ke kota Wuhan di tanggal 8 Februari. Terakhir, kami melayani penerbangan pemulangan 242 WNA menuju Kota Samara di Rusia melalui penerbangan di tanggal 27 April lalu,” ujar Herry.

Herry menjelaskan, sebanyak 14 maskapai penerbangan internasional telah melayani penerbangan repatriasi tersebut, yaitu China Eastern, LOT Polish Airlines, Avion Express, Condor Airlines, Qatar Airways, Air Europa, NEOS Airlines, Smartwings, Rossiya Airlines, Sunday Airlines, Air Yakutia, UTAir, Garuda Indonesia, dan Air Cairo.

BACA JUGA:   Pramuka Kwarcab Denpasar Gelar Kursus Pengelola Gugusdepan, Siap Cetak Gudep Terakreditasi Unggul

Herry lebih jauh menjelaskan, melalui aturan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan No PM 25 Tahun 2020 di pasal 20 ayat 1, pengecualian larangan operasional penerbangan diberikan terhadap operasional penerbangan repatriasi yang melakukan pemulangan Warga Negara Indonesia maupun warga negara asing.

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan bandar udara tetap beroperasi situasi pandemi ini.

“Tentunya, kami secara terus menerus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait penanganan penumpang, baik WNI yang kembali dari luar negeri, ataupun wisatawan mancanegara yang  pulang kembali ke negaranya. Prosedur penanganan tentunya telah disesuaikan dengan SOP yang berlaku,” tutup Herry. (fb/rls)

Komentar