DENPASAR, fokusbali.com – Ketua Harian Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra menyampaikan, jumlah pasien yang sembuh bertambah tujuh orang pada Minggu (17/5).
“Jumlah pasien yang telah sembuh bertambah tujuh orang WNI, terdiri dari empat orang PMI dan tiga orang Non PMI. Secara akumulatif pasien sembuh menjadi sebanyak 250 orang,” ujar Dewa Indra pada pernyataan resminya di Denpasar, Minggu.
Selain itu, Dewa Indra jga menyampaikan penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak dua orang
“Jumlah kumulatif pasien positif 348 orang setelah hari ini bertambah dua orang WNI, terdiri dari satu orang PMI dan satu orang Transmisi Lokal,” jelasnya.
Sementara jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 94 orang yang berada di delapan rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering.
Secara nasional, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per hari ini Minggu (17/5) bertambah 489 orang sehingga totalnya menjadi 17.514.
Sedangkan pasien sembuh menjadi 4.129 setelah ada penambahan 218 orang dan kasus meninggal menjadi 1.148 dengan penambahan 59 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan, berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas, lima provinsi dengan angka kasus positif terbanyak adalah Provinsi DKI Jakarta dengan total kasus 6.010 disusul Jawa Timur sebanyak 2.152, Jawa Barat 1.652, Jawa Tengah 1.157, Sulawesi Selatan 951 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 17.520 orang.
Kemudian untuk sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta tertinggi yakni 1.306, kemudian Jawa Barat 320, Sulawesi Selatan 319, Jawa Timur sebanyak 312, Bali 250, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 4.129 orang.










