Home Fokus Bali Update COVID-19 Bali 16 Mei: Total Pasien Sembuh Capai 243 Orang

Update COVID-19 Bali 16 Mei: Total Pasien Sembuh Capai 243 Orang

Info grafis kasus COVID-19 di Bali per Sabtu(16/5). (ist)
Info grafis kasus COVID-19 di Bali per Sabtu(16/5). (ist)

DENPASAR, fokusbali.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra menyampaikan, jumlah total pasien sembuh dari Virus Corona per Sabtu (16/5) telah mencapai 243, ini setelah adanya pertambahan pasien sembuh sebanyak 11 orang.

“Pasien sembuh bertambah 11 orang WNI, terdiri dari dua orang PMI dan sembilan orang non-PMI,” ujar Dewa Indra pada keterangan resminya di Denpasar, Sabtu.

Selain itu, Dewa Indra juga menyampaikan penambahan kasus positif baru sebanyak tiga orang, sehingga jumlah kumulatif pasien positif mebjadi 346 orang.

“Kasus positif bertambah tiga orang WNI, ketiganya transmisi lokal. Jumlah akumulatif pasien positif menjadi sebanyak 346 orang,” jelasnya seraya menambahkan kasus pasien meninggal tetap empat orang.

Dewa Indra menyatakan, jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 99 orang yang berada di delapan rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering.

“Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 135 Orang,” ujar Dewa Indra.

BACA JUGA:   Bali Spa Bersatu Tolak Kenaikan Pajak dan Tuntut Hilangkan Definisi Spa di Kategori Hiburan

Sementara secara nasional, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per Sabtu (16/5) bertambah 529 orang sehingga totalnya menjadi 17.025.

Sedangkan pasien sembuh menjadi 3.911 setelah ada penambahan 108 orang dan kasus meninggal menjadi 1.089 dengan penambahan 13 orang.

“Konfirmasi COVID-19 yang kita dapatkan hari ini adalah 529 orang, sehingga menjadi 17.025 orang. Sementara yang sembuh meningkat 108 orang, sehingga totalnya adalah 3.911 orang. Yang meninggal 13 orang sehingga total menjadi 1.089 orang,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (16/5).

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Dalam hal ini, ada faktor penyakit penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien hingga meninggal dunia.

Komentar