DENPASAR, fokusbali.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra menyatakan jumlah pasien positif terinfeksi virus Corona bertambah lima orang, pada Minggu (10/5).
“Bertambah lima orang WNI, terdiri dari empat PMI dan satu transmisi lokal. Jumlah akumulatif pasien positif menjadi 311 orang,” ujar Dewa Indra pada keterangan reseminya di Denpasar, Minggu.
Dewa Indra juga mengumumkan penambahan jumlah pasien yang sembuh yakni sebanyak tujuh orang, terdiri dari dua PMI dan lima non-PMI, sehingga secara akumulatif jumlah pasien sembuh menjadi 204 orang.
“Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 103 orang yang berada di 10 rumah sakit dan dikarantina (Bapelkesmas dan BPK Pering),” ujar Dewa Indra seraya menambahkan jumlah pasien yang meninggal tetap empat orang.
Update kasus COVID-19 pada hari Minggu ini menurut Dewa Indra, menunjukan bahwa jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, sedangkan untuk transmisi lokal sejumlah 118 Orang.
Sementara secara nasional, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kembali mencatat jumlah peningkatan kasus sembuh COVID-19 per hari Minggu (10/5) menjadi 2.698 setelah ada penambahan sebanyak 91 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto juga mengumumkan jumlah kasus terkonfirmasi positif menjadi 14.032 setelah ada penambahan sebanyak 387 orang.
“Sedangkan jumlah kasus meninggal yang disebabkan COVID-19 bertambah menjadi 973 setelah ada penambagan sebanyak 14 orang,” ujar Yuri dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu (10/5).
Dalam hal ini, ada faktor penyakit penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien hingga meninggal dunia.
Yuri menambahkan bahwa data tersebut sekaligus menjadi ukuran seberapa masyarakat dapat mematuhi aturan pemerintah dan anjuran protokol kesehatan sebagai langkah untuk memutus rantai penularan COVID-19.
“Gambaran ini menjadi poin seberapa disiplin kita untuk mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, tidak mudik dan menjalankan aturan pemerintah,” kata Yuri.
