Home Update The Purist Villas: Kemewahan yang Menyatu dengan Seni dan Budaya di Ubud

The Purist Villas: Kemewahan yang Menyatu dengan Seni dan Budaya di Ubud

The Purist Villas, Ubud

UBUD, fokusbali.com – Tersembunyi di tepi lembah dengan sungai yang membelah hutan yang rimbun berjarak hanya 1,5 km di sebelah utara pusat Ubud, The Purist Villas &  SPA adalah resor butik yang tenang, perpaduan budaya tradisional Indonesia dengan desain  Eropa kontemporer.

Dibangun oleh para kolektor seni Yvonne Hulst dan Alberto Cortes, yang menggabungkan esensi budaya lokal dengan arsitektur bergaya di portofolio  internasional resor butik mereka, The Purist adalah tempat yang sempurna bagi para pelancong yang gemar berpetualang sambil berinteraksi dengan budaya turun-temurun Bali yang beragam sembari menikmati kuliner berkelas dunia di Ubud.

Dikelilingi dinding berwarna biru telur bebek yang menjulang dan rimbunnya dedaunan serta  aliran sungai kecil yang tenang di tengah area yang sunyi, jalan tapak dalam resor ini  menciptakan atmosfer yang tenang selayaknya masuk ke dalam galeri seni rupa, yang  menonjolkan ukiran kayu dan batu tradisional serta patung langka dari pulau-pulau terluar Indonesia.

Dari 18 vila yang dirancang secara unik dan mewah, masing-masing memiliki identitasnya sendiri. Setiap elemen resor butik menggambarkan kualitas dan kreatifitas, mencerminkan visi para pendiri untuk menggabungkan resor mewah dengan keberagaman budaya luar biasa dari kepulauan nusantara.

“Tujuan kami untuk selalu menghantarkan tamu kami masuk ke dalam nuansa yang mewah dan penuh akan kekayaan budaya,” kata Co-founder The Purist, Alberto Cortes.

BACA JUGA:   Level PPKM di Sejumlah Daerah Turun, Berikut Penyesuaian Pembatasan Mulai 24 Hingga 30 Agustus 2021

“Kami berharap tamu kami dapat terhubung dengan tradisi spiritual dan artistik Bali dan Indonesia  yang beragam. Karena itu, kami telah melengkapi The Purist Villas dengan artefak paling indah dan otentik yang kami kumpulkan secara perlahan-lahan dalam perjalanan kami di pulau-pulau Indonesia.”

Mulai dari lukisan Kamasan berukuran besar (sebuah gaya kesenian  Bali yang sakral, berasal dari abad ke-17) dan patung yang memikat hingga tekstil yang  eksklusif dan pemanfaatan pencahayaan yang menawan, setiap vila menjanjikan pengalaman  menginspirasi yang benar-benar luar biasa bagi para tamu.

Bagi mereka yang ingin lebih mendalami tradisi-tradisi Bali yang telah lama ada, The Purist menawarkan kegiatan budaya harian.

Tamu dapat belajar cara membuat persembahan untuk para dewa, canang sari, serta gebogan bertingkat yang megah, yang dibuat untuk  upacara.

“Kami mengundang semua tamu kami untuk tenggelam dalam tradisi-tradisi Bali  yang otentik, memberikan mereka pengalaman holistik yang memperkaya pikiran, tubuh, dan  jiwa,” kata Desi Kurniasih, General Manager The Purist Villas.

Para tamu juga dapat mengikuti  kelas memasak di pinggir hutan, mengeksplorasi masakan Bali yang terkenal memiliki  beragam rempah-rempah dan aromatik yang kuat.

Suara alam dan nyanyian burung di pagi hari mengalun hingga ke paviliun yoga, yang dapat  dinikmati para tamu yang melakukan pemesanan resor secara langsung, untuk memulai hari  dengan sesi yoga selama satu jam yang didapatkan secara komplementer.

BACA JUGA:   Adelle Jewellery Hadirkan Berlian Terindah di Dunia ke Bali Lewat Event "Sparkling in Paradise”

Dilatarbelakangi  hutan bambu dan kemboja yang sedang bermekaran menciptakan suasana yang ideal untuk  mendapatkan massage khas The Purist SPA yang memberikan teknik-teknik paling  terpercaya dari Asia Tenggara yang dilakukan oleh terapis terlatih.

Ketika suhu panas iklim tropis mulai berkurang dan semilir angin sore hari terasa, Cafe Balismo menawarkan hidangan komplementer afternoon tea yang terdiri dari hidangan lokal dan internasional.

Berhiaskan tanah liat berwarna tanah dan diiringi soundtrack yang lembut dari musik jazz dan bossa nova, Balisimo menawarkan pengalaman makan yang transenden dengan  pemandangan ke kolam renang utama dan lembah sungai.

Hidangan asli Bali dan Indonesia mendominasi 70 persen dari piihan menu. “Di Balisimo, kami percaya bahwa makanan adalah  salah satu cara terbaik untuk terhubung dengan budaya, itulah mengapa setiap hidangan lokal  di menu kami menceritakan kisah tradisi kuliner yang kaya dan sangat lezat di negara kami,”  tambah GM Desi Kurniasih.

Meskipun lokasinya yang tersembunyi di tepi sungai, posisi strategis The Purist Villas memungkinkan tamu mengakses pusat area Ubud dengan mudah, sebuah pertimbangan  penting karena kota tersebut menjadi salah satu destinasi yang paling dicari di Bali.

BACA JUGA:   Kolaborasi SCOP3 Group dan Agora Mall di Thamrin Nine, Hadirkan Kembali Gaya Hidup Urban di Jakarta

Mereka yang suka berjalan kaki dapat menikmati jalan-jalan menurun bukit yang santai melewati candi-candi kuno dan sawah-sawah hijau ke jalan utama Ubud, atau memilih naik shuttle  gratis untuk kenyamanan tambahan.

Saat kembali ke kamar mereka, tamu dapat menikmati  beragam makanan ringan lokal yang dikurasi, seperti kacang-kacangan menggoda dari YAVA  (dahulu East Bali Cashew Company) dan keripik tempe yang bergizi dari Tempe Man, yang  menegaskan komitmen resor untuk mendukung komunitas lokal dan berkontribusi pada  pariwisata yang berkelanjutan.

“Selama berabad-abad, Ubud tetap menjadi pusat budaya Bali, rumah bagi seniman-seniman  paling dihormati, museum seni terkemuka, serta pertunjukan tari dan musik,” ujar Cortes.

“Pada beberapa tahun terakhir, Ubud juga muncul menjadi penghubung utama ranah seni  kontemporer di pulau ini, dengan puluhan galeri dan studio desain independen yang  menampilkan kreasi yang luar biasa. Ubud juga menjadi rumah bagi acara terbesar se-Asia  Tenggara, Ubud Writers & Readers Festival, dan tempat perayaan terbesar bagi artis

kontemporer, Ubud Open Studios. Para tamu The Purist akan mendapatkan pengalaman  perjalanan yang secara langsung dan dengan mudah diperkaya oleh kesenian dan budaya  nusantara, dengan berbagai elemen kemewahan modern yang merupakan ciri khas dari  perusahaan keluarga kami,” tutup oleh Cortes.

Komentar