Home Fokus Bali SOS Dukung G20 Menghadapi Tantangan Ketahanan Pangan Dunia

SOS Dukung G20 Menghadapi Tantangan Ketahanan Pangan Dunia

SOS salurkan bantuan makanan untuk korban banjir di Tabanan. (ist)

DENPASAR, fokusbali.com – Pandemi Covid-19, perubahan iklim dan konflik geopolitik global telah menyebabkan terjadinya ancaman krisis pangan dan energi global. Situasi multidimensi ini melatar belakangi inisiatif untuk memperkuat komitmen bersama negara negara anggota G20 untuk membangun sistem pertanian berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan.

Sejak berdirinya pada tahun 2017 di Bali, Scholars of Sustenance Indonesia (SOS) berfokus pada pengurangan sampah makanan dan masalah ketahanan pangan serta kelaparan.

Sebagai yayasan penyelamat pangan, tentu SOS berharap dapat membantu G20 dalam menghadapi tantangan saat ini dalam hal ketahanan pangan.

Baru baru ini, SOS terlibat dengan perhelatan G20 dengan mengumpulkan dan mendistribusikan makanan berlebih yang layak konsumsi dari SOE (State Own Enterprise) International Conference yang diselenggarakan pada hari Senin dan Selasa, Oktober 17 – 18, 2022, di Nusa Dua Convention Center, Bali.

Jumlah total makanan yang berhasil dikumpulkan adalah lebih dari 100 kg dan seluruhnya telah berhasil di distribusikan ke masyarakat korban banjir di desa Banjar Batu Sangian, desa Yeh Gangga, Sudimara dan desa Gubuk di Tabanan.

BACA JUGA:   Ikuti Clean-Up Day, Seres Springs Resort & Spa Berhasil Kumpulkan 48 Kg Sampah Plastik

“SOE International Conference: Driving Sustainable and Inclusive Growth” adalah acara yang diselenggarakan oleh Kementrian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, dimana pemimpin pemerintahan, badan usaha milik negara, dan sektor privat  berbagi wawasan, praktik terbaik, dan langkah selanjutnya dalam transformasi badan usaha negara dan peran dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif.

Acara ini adalah merupakan bagian dari serangkaian acara Road to G20 dalam Trade, Investment and Industry Working Group (TIIWG). Erick Thohir (Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia), Ma’Ruf Amin (Wakil Presiden Republik Indonesia), Luhut Binsar Pandjaitan (Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Republik Indonesia), dan Tony Blair (Mantan Perdana Menteri Britania Raya & Irlandia Utara) adalah diantara pembicara di acara tersebut.

“Dan ini hanya awal. Kami telah berbicara dengan pihak penyelenggara dan tim masak (chef) mengenai perhelatan mendatang G20 dan kami berharap pula untuk kolaborasi lainnya dalam rangka membantu menangani masalah ketahanan pangan. Kami sangat bahagia dapat menyalurkan makanann ke komunitas yang sangat membutuhkan,” ujar Minni Vangsgaard, General Manager of Scholars of Sustenance Indonesia.

Komentar