DENPASAR, fokusbali.com – Pesta Siaga Kwarcab Denpasar secara resmi dibuka oleh Dr. I Gusti Lanang Jelantik, M.Si, Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Denpasar, bertempat di Taman Kota Denpasar, Sabtu (28/5/2022).
Pesta Siaga Kwarcab Denpasar kali ini mengangkat tema “Pulih dan Bangkit Bersama Wujudkan Pelajar Pancasila” dan bermotto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubhaktikan”, dan diikuti oleh anggota Pramuka Siaga putra dan putri perwakilan dari seluruh Kwartir Ranting (Kwarran) Se-Kwarcab Denpasar yang didampingi oleh Pembina Pendamping (Bindamping).
Pesta Siaga adalah pertemuan untuk golongan Pramuka Siaga yang diselenggarakan dalam dan/atau gabungan dari bentuk: Permainan Bersama, adalah kegiatan keterampilan kepramukaan untuk golongan Pramuka Siaga, seperti menyusun puzzle, mencari jejak, permainan kim dan sejenisnya.
Lanang Jelantik menyampaikan pentingnya penyelenggaraan Pesta Siaga dalam upaya membangkitkan kembali kreativitas diri adik-adik Siaga dan dapat menunjukkan kembali kemampuan yang dimilikinya.
“Pesta Siaga Pramuka merupakan momentum penting bagi adik-adik untuk mengeksplorasi dan menunjukkan kemampuan diri, mengembangkan kreativitas, serta berprestasi sebagai media dalam menggodog mental melalui berbagai kegiatan dan perlombaan,” kata Lanang Jelantik.
Lanang Jelantik juga mengatakan, penyelenggaraan Pesta Siaga kali ini agar dapat terbentuk pribadi yang tangguh, mandiri, disiplin, dan siap meneruskan nilai-nilai kejuangan generasi sebelumnya serta melatih ketahanan mental, rohani dan jasmani.
“Kegiatan ini merupakan ajang membina, menanamkan, dan meningkatkan wawasan kebangsaan, kesadaran berbangsa dan bernegara. Selain itu juga untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta jiwa kejuangan bagi generasi muda Indonesia,” jelas Lanang Jelantik.
Penyelenggaraan Pesta Siaga ditengah Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi Kwarcab Denpasar yang telah membuat kegiatan kepramukaan secara umum mengalami kendala dalam pelaksanaannya.
Lanang Jelantik menyampaikan hal ini tidak menjadi halangan besar, justru dapat menjadi tantangan untuk kita agar lebih berinovasi lagi dalam merancang dan melaksanakan kegiatan kepramukaan.
“Dengan karakter dan keterampilan yang dimiliki, seorang Pramuka harus mampu memberi contoh kepada sesama anggota Pramuka atau orang-orang di sekitar kita untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak agar terhindar dari virus corona,” pungkasnya.










