Home Fokus Bali Peringati World Mangrove Day, Eco Tourism Bali Ajak Industri Hospitality Tanam 410...

Peringati World Mangrove Day, Eco Tourism Bali Ajak Industri Hospitality Tanam 410 Mangrove

Peringati World Mangrove Day, Eco Tourism Bali Ajak Industri Hospitality Tanam 410 Mangrove

MANGUPURA, fokusbali.com – Mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai, menjaga keanekaragaman hayati, serta menyerap karbon dalam jumlah besar. 

Tapi, sayangnya berbagai kawasan mangrove di Indonesia masih menghadapi tekanan akibat perubahan iklim, pencemaran, dan aktivitas manusia yang mengancam keberlanjutan ekosistem pesisir.

Dalam rangka memperingati World Mangrove Day, Eco Tourism Bali mengajak sektor hospitality untuk mengubah komitmen keberlanjutan menjadi aksi nyata melalui kegiatan Regenerative Bali Program: Mangrove Planting yang diselenggarakan pada 31 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama Sakala Resort Bali, Soulshine Bali, Cademo Coffee, Esther dan didukung oleh Apple Developer Academy Bali sebagai Community Partner.

Dalam kegiatan ini, 35 peserta dari berbagai sektor bersama-sama menanam 410 bibit mangrove sebagai bagian dari upaya memulihkan ekosistem pesisir sekaligus memperkuat implementasi praktik regenerative tourism di Bali.

Dari tahun 2022 hingga saat ini Eco Tourism Bali melalui kegiatan Regenerative Bali Program berkolaborasi dengan banyak pihak sudah menanam 9410 untuk melindungi pesisir pantai Bali.

BACA JUGA:   OXO The Residences Hadir di Nuanu, Berhasil Terjual Habis Kurang dari Satu Hari

Melalui Regenerative Bali Program, Eco Tourism Bali terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar upaya konservasi tidak berhenti pada komitmen, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat. 

Penanaman 410 bibit mangrove di Hari Mangrove Sedunia menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga ekosistem pesisir Bali sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim.

“World Mangrove Day bagi Eco Tourism Bali adalah tentang komitmen dan keberlanjutan. Kami akan terus menanam dan mengedukasi para stakeholder tentang pentingnya solusi berbasis alam (Nature-Based Solutions). Kami hadir untuk membangun sebuah warisan di mana pariwisata juga turut memberikan dampak baik untuk lingkungan,” ujar Rahmi Fajar Harini, Co-Founder Eco Tourism Bali.

Menurut Rahmi kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Eco Tourism Bali dalam mendukung implementasi nature-positive tourism, yaitu pendekatan pariwisata yang tidak hanya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga secara aktif berkontribusi pada regenerasi alam, perlindungan keanekaragaman hayati, serta peningkatan ketahanan ekosistem.

BACA JUGA:   Masuk Daftar Bergengsi Travalyst, Eco Tourism Bali Terapkan Standar Tinggi Pengelolaan Lingkungan di Dunia Pariwisata

Melalui kolaborasi bersama pelaku industri, komunitas, dan berbagai mitra strategis, Eco Tourism Bali berharap semakin banyak organisasi dan perusahaan yang menjadikan aksi lingkungan sebagai bagian dari implementasi ESG dan sustainability mereka, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi yang menerapkan praktik pariwisata berkelanjutan dan regeneratif.

Komentar