Home Fokus Bali Api Lahap Rumah Warga di Kintamani, Kerugian Capai Rp 600 Juta

Api Lahap Rumah Warga di Kintamani, Kerugian Capai Rp 600 Juta

Api Lahap Rumah Warga di Kintamani, Kerugian Capai Rp 600 Juta

BANGLI, fokusbali.com – Gara-gara hubungan arus pendek listrik, rumah milik I Made Waryasa (47) dilalap si jago merah. Kebakaran ini membuat heboh warga di Subak Abian Banah Kelod, Banjar Tanah Daha, Desa Sukawana, Kintamani,  Bangli, pada Rabu (16/9/2026).

Saksi Ni Ketut Karyani menceritakan, setelah datang dari pasar Kintamani dan tiba di rumah, dirinya melihat kepulan asap dari atap rumah milik korban dan kemudian saksi berteriak minta tolong hingga didengar oleh korban yang saat itu sedang beraktivitas di kebun yang berjarak kurang lebih 25 meter dari rumahnya, sehingga korban datang dan meminta tolong kepada warga sekitar.

Sementara saksi I Kadek Wira menerangkan, dirinya sedang mandi saat tiba-tiba mendengar suara teriakan minta tolong, kemudian bergegas keluar dari kamar mandi dan melihat rumah milik orang tuanya telah terbakar Saksi pun berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta seijin Kapolres Bangli Akbp Anggun Adhika Putra, S.I.K., M.M pada hari Kamis (17/9/2026) menyampaikan kronologis kejadian dimana pada hari Rabu (16/9/2026) sekira pukul 16.00 Wita, saat korban sedang beraktivitas di kebun mendengar suara teriakan minta tolong dari saksi.

BACA JUGA:   Pulihkan Kawasan Kritis di Gunung Batur, Forum Alumni Gitakita Tanam 600 Pohon Pinus

Kemudian korban bergegas pulang dan melihat kobaran api dari dalam rumahnya, dan selanjutnya korban meminta tolong kepada warga sekitar untuk menghubungi pemadam kebakaran serta bersama-sama membantu untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sekira pukul 17.15 Wita, dua unit mobil Damkar Kabupaten Bangli tiba di lokasi kebakaran dan bersama warga berupaya memadamkan api sehingga pada pukul 18.30 Wita api dapat dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp.600 juta.

“Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kintamani guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dugaan sementara api berasal dari konsleting arus listrik,” ujar Kasi Humas Polres Bangli. (kbg)

Komentar