Home Fokus Bali Peminat Program Bayi Tabung di Bali Meningkat, Apa Kunci Keberhasilannya?

Peminat Program Bayi Tabung di Bali Meningkat, Apa Kunci Keberhasilannya?

Event WINTALK menyambut ulang tahun ke-6 Klinik Wija Insan Nugraha (WIN) Puri Bunda, Minggu (19/2/2023).
Event WINTALK menyambut ulang tahun ke-6 Klinik Wija Insan Nugraha (WIN) Puri Bunda, Minggu (19/2/2023).

DENPASAR, fokusbali.com – Klinik Wija Insan Nugraha (WIN) Puri Bunda menggelar event WINTALK membahas mengenai bagaimana teknik reproduksi berbantu seperti inseminasi dan bayi tabung dapat meningkatkan peluang kehamilan bagi pasangan-pasangan yang belum memperoleh buah hati.

Acara ini menghadirkan jangkauan seluas-luasnya pada masyarakat mengenai informasi dan layanan penanganan infertilitas. Di Bali diperkirakan sebanyak 55.000 pasangan mengalami infertilitas, dan masih lebih dari 50 persennya belum terpapar dengan informasi maupun layanan penanganan fertilitas.

Kesabaran pasien menjadi salah satu kunci keberhasilan program bayi tabung untuk pasangan yang kesulitan dalam memiliki anak, selain juga faktor umur. Hal ini disampaikan dr. Made Suyasa Jasa, Sp.OG,Subsp.Fer, spesialis fertility atau kesuburan Wija Insan Nugraha (WIN) Fertility Center, Minggu (19/2/2023).

“Ada pasien yang putus asa karena program ini tidak seperti membalikan tangan. Sekali program gagal kita masuk ke tahap berikutnya, ada tahapannya,” katanya disela acara WINTALK yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi WIN yang ke-6, di Denpasar.

Karena itu, lanjutnya, seorang konsultan fertility dari awal sudah menyiapkan mental pasiennya bahwa ini program marathon, jadi tidak bisa cepat-cepat karena ada rambu yang tidak bisa dilanggar.

BACA JUGA:   Membawa Hollywood ke Bali Lewat Film Aksi Fiksi Ilmiah ‘Anomaly’

“Antara dokter dan pasien harus ada hubungan yang benar-benar erat dan saling memahami masing-masing kesulitan,” ungkapnya.

Selain itu, Made Suyasa mengatakan umur juga menjadi faktor penting karena seiring bertambahnya umur, maka tingkat kesuburan seseorang juga akan menurun.

“Jadi ada penelitian dunia terkait umur reproduksi sehat, yakni antara 20 sampai 35 tahun. Artinya dianjurkan untuk hamil dan melahirkan dimasa itu. Selain itu, diatas umur reproduksi sehat ada kehamilan resiko tinggi sampai yang paling kita takuti adalah cacat genetik. Itu tidak bisa kita lawan,” paparnya.

Made Suyasa Jasa menjelaskan, program bayi tabung di Klinik WIN Puri Bunda memiliki tingkat keberhasilan sampai 44 persen. Ini merupakan angka yang cukup tinggi mengingat standar keberhasilan klinik-klinik serupa di dunia antara 30 – 35 persen.

Dirinya juga mengatakan dana yang diperlukan untuk program bayi tabung ini memang tidak sedikit.  Namun di WIN sendiri menyediakan paket dengan harga bersaing dan bisa dibilang lebih murah jika dibandingkan dengan sentra IVF lainnya, tentunya tanpa menurunkan kualitas yang diberikan.

BACA JUGA:   Swarga Suites Bali Berawa Ajak Anak Panti Asuhan Sakinah Berbuka Puasa Bersama

Sementara Dr.dr A.A.N Anantasika, SpOG.Subsp.Fer, memberikan masukan dalam menjaga kesuburan dari sejak usia muda terutama untuk kaum perempuan, salah satunya dengan menjaga organ reproduksi.

“Menjaga organ reproduksi sangat penting, dengan memperhatikan siklus haid yang harus teratur, memperhatikan jika ada keluhan-keluhan seperti nyeri haid dan keputihan,” ujarnya.

Anantasika juga menyarankan untuk mereka yang belum menikah agar menyempatkan diri cek ke dokter untuk mengetahui ada masalah atau tidak, sehingga saat menikah keinginan untuk segera memiliki bayi tidak akan tertunda lagi.

Dipimpin oleh Dr.dr A.A.N Anantasika, SpOG.Subsp.Fer, pelayanan di Klinik WIN Puri Bunda, dirancang untuk memberikan pelayanan yang komprehensif dan personalized.

Selain memiliki lima dokter kandungan konsultan fertilitas yang banyak menangani kasus infertilitas pada wanita, terdapat juga dokter andrology konsultan fertilitas yang khusus menangani kasus infertilitas pada laki – laki. Dimana sebanyak 35 persen penyebab sulit hamil pada pasangan adalah pada pria/suami namun masih minim kesadaran untuk periksa atau konsultasi.

WIN IVF Center juga memiliki Dokter ahli embriologi untuk memastikan penanganan terbaik sel telur, sperma, dan embrio yang dimiliki pasangan – pasangan yang menempuh program bayi tabung dengan terus update terhadap kecanggihan teknologi bayi tabung.

BACA JUGA:   Bali Tuan Rumah Turnamen Besar Pokémon Game Kartu Koleksi

Untuk bayi tabung sendiri, dari sejak berdirinya Klinik WIN, terdapat 661 pasangan yang mempercayakan menjalani program bayi tabung di Puri Bunda. Dimana angka keberhasilan sampai dengan 44.94 persen untuk pasien dibawah 35 tahun.

Diusia 6 tahun ini, setiap tahun semakin banyak masyarakat yang mempercayakan pelayanan fertilitas di WIN IVF Center RSIA Puri Bunda. Terbukti dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah pasien yang dilayani secara signifikan. Sejak 2017 sampai dengan awal tahun 2023, Klinik Reproduksi WIN telah melayani 35.845 pasien

Klinik Reproduksi WIN menyediakan berbagai layanan untuk membantu pasangan – pasangan yang ingin memiliki buah hati, diantaranya program kehamilan alami, inseminasi buatan, bayi tabung, freezing embrio dan sperma, analisa sperma, DFI, PGS, drailing, dan juga laparoskopi.

Komentar