DENPASAR, fokusbali.com – Perusahaan Otobus (PO) Mtrans meluncurkan bus dengan konsep social distancing. Ini sekaligus menjadi langkah mengikuti anjuran pemerintah mengenai physical distancing dalam kondisi pandemi COVID 19.
Menurut Simon Purwa, selaku Direktur PT Kacebe Murni Transport, inovasi baru ini dilakukan untuk menjaga jarak aman antar penumpang selama dalam perjalanan. Seperti pada bagian kabin bus, konfigurasi kursinya diatur menjadi 1-1-1, sehingga perjalanan selama masa pandemi ini dapat dilakukan dengan aman dan nyaman.
“Kami juga menamakan kelas khusus untuk armada dengan konfigurasi unik ini, yaitu Sultan Class. Bus ini menggunakan sasis Mercedes Benz OH 1626 air suspension yang tentunya memberikan kenyamanan sempurna bagi penumpang,” ujar Simon Purwa, didampingi Rozi Yulianto (Manager Operasional MTrans) di Denpasar, Senin (13/7).
Jumlah kursi yang ada di kabin bus buatan ini yaitu 22 kursi. Karena kursi yang lebih besar, kapasitas penumpangnya jadi lebih sedikit.
Kemudian pada kursi paling depan bagian tengah, diberikan sekat agar penumpang bisa berpegangan ke depan.

Fitur lain yang ada pada kabin bus ini berupa colokan listrik dan USB yang tersedia pada setiap kursinya. Bahan yang digunakan pada kursi juga pesanan khusus dengan menggabungkan bahan mesh pada bagian atas dan fabric di bawah.
Penekanan prosedur protokol kesehatan merupakan prioritas dalam kegiatan operasional Mtrans. Hal ini dengan dilakukan kegiatan disinfektan setiap unit kendaraan pasca perjalanan dan poin-poin protokol kesehatan selama proses boarding penumpang serta selama perjalanan.
Kapasitas bagasi yang besar dan dilengkapi dengan freezer chiller juga terdapat pada unit-unit armada Mtrans untuk memudahkan logistik pengiriman barang. Termasuk fasilitas pengiriman kendaraan roda dua yang cukup kerap digunakan oleh pelanggan Mtrans.
Mtrans sudah mulai mengoperasikan armada barunya dengan sebutan Sultan Class mulai Selasa (7/7/2020) dengan trayek Kediri ke Denpasar lewat Malang.
“Kedepannya, Mtrans berencana untuk memfasilitasi semua trayek yang dilayaninya dengan Sultan Class ini. Harapannya agar konfigurasi kursi seperti ini bisa mencegah penyebaran virus corona saat bepergian,” pungkas Simon Purwa. (fb/rls)





