BANGLI, fokusbali.com – Sebagai bukti nyata sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka secara resmi Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1626/Bangli di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, Kasi Ter Korem 163/Wira Satya Kolonel Inf Dindin Nasrudin,Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, Kapolres Bangli AKBP James Irianov Syaloom Rajagukguk, Kepala Kejaksaan Negeri Bangli Yetty Herawaty, Ketua Pengadilan Negeri Bangli Hilarius Grahita Setya Atmaja, para Kabalak Kodam IX/Udayana, Dandim jajaran Korem 163/Wira Satya, para Kepala PD di Lingkungan Pemkab Bangli, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, Satgas TMMD, serta sekitar 300 peserta upacara.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan apresiasi kepada TNI yang selama ini terus hadir membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan hingga ke pelosok desa.
“Program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang telah terbukti memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh komponen masyarakat, kita mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa,” ujarnya.
Program TMMD di Kabupaten Bangli dilaksanakan dua tahun sekali, karena manfaat dari kegiatan ini jauh lebih hemat dibandingkan pola pengadaan barang dan jasa pada umumnya, walaupun hanya dianggarkan Rp1,2 Miliar lebih namun dapat menyelesaikan pembangunan fisik 1,7 km dan DPT empat titik, serta ada bedah rumah, MCK, pengadaan air bersih dengan pipanisasi mencapai dua kilometer dan kegiatan fisik seperti penyuluhan.
“Terima kasih kepada TNI, Polri, segenap masyarakat Desa Sekardadi agar senantiasa menggalakkan gotong royong,” lanjutnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Desa Sekardadi untuk ikut berpartisipasi aktif menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan TMMD.
“Saya mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama mendukung, menjaga semangat kebersamaan, dan merawat seluruh hasil pembangunan yang nantinya diwujudkan melalui program TMMD ini. Apa yang dibangun harus menjadi aset bersama yang memberikan manfaat bagi generasi mendatang serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, selaku Dansatgas TMMD Ke-129 Tahun 2026 mengatakan bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang bertujuan mempercepat pembangunan daerah serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat. Melalui sinergi inilah kita berharap seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat terlaksana secara optimal sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sekardadi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa selama 30 hari pelaksanaan TMMD akan dikerjakan lima sasaran fisik, 12 kegiatan nonfisik, serta berbagai program unggulan TNI AD.
“Selain pembangunan fisik, kami juga melaksanakan program tambahan berupa pembangunan lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), rehabilitasi lima unit MCK, penyediaan lima titik TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB), percepatan penurunan stunting, pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial, ketahanan pangan, serta penanaman pohon melalui program TNI AD Bersatu Dengan Alam. Seluruh program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan,” pungkas Letkol Inf Yugi Prastawa.
Program TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.
Selain lima sasaran fisik dan dua belas kegiatan nonfisik, program ini juga mencakup berbagai sasaran tambahan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, kesehatan, lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat Desa Sekardadi.
Rangkaian upacara diakhiri dengan penandatanganan naskah penyerahan pekerjaan dari Pemerintah Kabupaten Bangli kepada Dansatgas TMMD, penyematan tanda peserta dan penyerahan toolkit kepada perwakilan TNI dan masyarakat, hingga pernyataan resmi pembukaan TMMD Ke-129 Tahun 2026 yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Bangli. (kbg)










