DENPASAR, fokusbali.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mencatat kasus positif COVID-19 bertambah sebanyak 14 orang, per Kamis (9/4).
“Penambahan kasus positif sebanyak 14 orang. Sehingga jumlah total positif COVID-19 di Bali menjadi 63 orang,” terangnya saat menyampaikan keterangan di Denpasar, Kamis.
Menurut Dewa Made Indra, dari tambahan 14 kasus positif, sebanyak 12 orang merupakan “imported case” atau memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Sedangkan dua orang karena transmisi lokal yang diakibatkan memiliki riwayat kontak langsung dengan orang positif COVID-19.
Dewa Indra juga kembali mengingatkan masyarakat Bali untuk disiplin dalam melakukan upaya pencegahan COVID-19. Diantaranya dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga jarak, dan membatasi kegiatan di luar rumah.
“Selain itu hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda tertentu dan sebelum mencuci tangan. Karena ke-tiga indera dalam tubuh kita tersebut akan memudahkan bagi virus corona untuk masuk ke tubuh,” paparnya.
Ia menjelaskan kedisiplinan tersebut sangat penting mengingat tidak semua yang terinfeksi COVID-19 itu menunjukkan gejala.

Sementara secara nasional, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat kasus positif COVID-19 di Indonesia pada Kamis (9/4), bertambah 337 kasus sehingga total menjadi 3.293 kasus, sementara 252 pasien sembuh dan 280 orang meninggal dunia.
“Gambaran ini sangat menyedihkan untuk kita karena kita tahu bahwa penularan di luar masih terus berlangsung,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto saat konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (9/4).
Achmad Yurianto juga mengkonfirmasi Nusa Tenggara Timur menjadi provinsi terbaru yang mencatatkan kasus positif COVID-19. Sehingga dengan kasus positif COVID-19 tercatat sudah terjadi di 33 provinsi di Tanah Air.










