DENPASAR, fokusbali.com – Gubernur Bali Wayan Koster meminta adanya kelonggaran terkait larangan mudik selama pandemi COVID-19. Hal ini disampaikan gubernur saat mengikuti Rapat Koordinasi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nasional via video conference pada Minggu (3/5) pagi.
Koster mengharapkan adanya bantuan dan fasilitasi dari pusat, mengingat di Bali ada warga luar daerah yang berprofesi sebagai tukang, dll, yang jumlahnya hampir 1000 orang.
“Yang sudah tidak ada pekerjaan dan tidak ada tempat tinggal, sebaiknya diberikan ijin untuk pulang ke daerahnya. Kesemuanya sudah mengantongi surat dari Gugus Tugas Provinsi Bali,” ungkapnya.
Selain itu, Gubernur Koster juga melaporkan pihaknya sedang menyiapkan tambahan fasilitas untuk uji Swab di RS PTN Universitas Udayana dan Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa, selain di RS Sanglah. Perlengkapannya sebagian besar sudah tersedia.
Untuk itu, Koster telah berkirim surat ke Kementrian Kesehatan dan berharap agar permintaan untuk kelengkapan peralatan bisa direalisasikan.
“Ini penting karena penambahan fasilitas uji Swab di dua tempat tersebut akan meningkatkan jumlah sampel yang bsia diuji sekaligus mempersingkat waktunya,” kata gubernur.
Terkait laporan Gubernur Bali tersebut, Ketua Gugus Tugas Nasional Doni Monardo menyatakan, untuk fasilitas uji Swab di RS Udayana dan Kedokteran Warmadewa akan segera difasilitasi.
“Dukungan untuk peralatan pendukung uji Swab akan dikoordinasikan dengan gugus tugas daerah untuk segera dilakukan distribusi alat,” ujarnya.
Sementara untuk warga yang ingin mudik, Doni Monardo mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak pelabuhan di Jawa Timur agar nasib para pekerja di Bali yang akan kembali ke daerahnya bisa difasilitasi dan tidak lama terkatung-katung.










