DENPASAR, fokusbali.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dewa Made Indra menyampaikan, pada Jumat (1/5), terdapat penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 13 orang.
“Terdapat penambahan 13 orang, WNI, terdiri dari empat PMI dan Sembilan transmisi lokal. Sehingga secara akumulatif jumlah pasien positif menjadi 235,” ujarnya, di Denpasar, Jumat.
Selain itu, Dewa Indra juga menyampaikan penambahan pasien yang sembuh sebanyak delapan orang, yang terdiri dari tujuh PMI dan satu non-PMI. Sehingga total sudah ada 121 orang yang sembuh dari infeksi virus corona di Bali.
Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 66 Orang.
“Dapat juga saya sampaikan jumlah jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 114 orang yang berada di 10 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas,” ujarnya seraya menambhakan tidak ada kasus kematian baru.
Sementara secara nasional, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per hari ini Jumat (1/5) menjadi 10.551 setelah ada penambahan 433 orang.

Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh menjadi 1.591 setelah ada penambahan sebanyak 69 orang.
“Kalau kita melihat data ini maka proporsi laki-laki 58 persen, wanita 42 persen. Artinya memang lebih banyak laki-laki yang menderita sakit COVID-19 ini,” jelas Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (1/5).
Di sisi lain, jumlah kasus meninggal setelah terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah menjadi 800 setelah ada penambagan sebanyak delapan orang. Jika dilihat dari parameter jenis kelamin yang meninggal, sebanyak 66 persen laki-laki dan 34 persen perempuan.










