Menikmati Keindahan Lagu Klasik Indonesia berserta Sejarahnya di The Apurva Kempinski Bali

Menikmati Keindahan Lagu Klasik Indonesia berserta Sejarahnya di The Apurva Kempinski Bali

NUSA DUA, fokusbali.com – The Apurva Kempinski Bali kembali melanjutkan selebrasi ‘Antologi Musik Indonesia’ setelah sukses dengan peluncurannya bulan lalu. Program ini kembali hadir pada Jumat (28/4/2023) dengan menampilkan musisi dan penulis buku ‘Antologi Musik Indonesia’ Aksan Sjuman, musisi legendaris Indonesia Indra Lesmana, dan seniman terkenal Raul Renanda.

“Konsep acara ini adalah memperkenalkan isi kitab musik Indonesia yang dibuat oleh Aksan Sjuman dan beberapa musisi ternama Indonesia dan didalamnya berisi musik dari tahun 1950 sampai 2000an. Dan itu semua akan dibahas di acara ini,” ujar Danti Yuliandari, Director of Marketing, The Apurva Kempinski Bali.

Program Antologi Musik Indonesia Volume II berlangsung di L’Atelier oleh Cyril Kongo – Bar ikonik di The Apurva Kempinski Bali.

Malam spesial yang dipenuhi dengan musik dan melodi, menyuguhkan penampilan apik dari Lesmana, Sjuman, dan Renanda disertai bincang santai yang mengungkapkan latar belakang sejarah setiap lagu yang ditampilkan.

Selain itu, Nesia Ardi, musisi jazz dan pop Indonesia yang bertalenta, seorang guru, dan penata musik juga turut membawakan lebih dari 10 lagu bersama dengan Kevin Suwandhi sang pianist, Gustu Brahmanta sang drummer, Ucok sang bassist, dan Truedy, artis yang secara rutin tampil di The Apurva Kempinski Bali.

BACA JUGA:   Art Music Festival 2021, THE HAVEN SUITES Bali Berawa bekerjasama dengan Pengrajin Suling Bali

Seniman Raul Renanda mengatakan, acara ini adalah platform untuk melanjutkan estafet musik Indonesia ke generasi muda. Selain itu acara ini juga untuk memperkenalkan musik Indonesia ke dunia internasional.

“Ini adalah kontribusi kepada masyarakat dan kita concern terhadap estafet kepada yang muda. Ini adalah platform yang bagus sekali dan akan kita bawa ke yang muda dan internasional, karena ini adalah jembatan kita ke internasional,” ungkapnya.

Dibawah payung Dewan Kesenian Jakarta, ‘Antologi Musik Indonesia’mempertemukan para musisi yang berpengaruh di Indonesia yakni Aksan Sjuman, Anto Hoed, Anusirwan, Otto Sidharta, Aisyah Sudiarso Pletscher, Anursiwan, dan Budi Utomo Prabowo yang dimana mereka mengklasifikasikan perkembangan musik di Indonesia dan merangkumnya menjadi sebuah buku kumpulan musik Indonesia yang bersejarah.

Seri yang pertama berjudul ‘Antologi Musik Klasik Indonesia: Vokal dan Piano Seriosa’, yang disusun pada tahun 2013 dan seri ke￾2 berjudul ‘Antologi Musik Indonesia: Musik Jazz dan Musik Populer’, yang dibuat pada tahun 2017.

Kedua buku musik ini memberikan narasi dan perspektif yang cukup lengkap tentang musik Indonesia dan diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dari pengembangan musik di Indonesia.

BACA JUGA:   Gallery of Art Volume II, Kolaborasi Lintas Seni Fotografi dan Tari di The Apurva Kempinski Bali

Sementara Indra Lesmana mengatakan acara ini sangat menyenangkan karena mengangkat kembali sesuatu yang layak diangkat.

Indra melanjutkan, perjalanan musik Indonesia sudah melalui fase yang luar biasa. Namun punya kelemahan yakni dokumentasi.

“Dan ini menjadi sesuatu yang menarik saat ada buku yang menjawab bahwa Indonesia butuh dokumentasi yang baik,” katanya.

Aksan Sjuman mengatakan ada 10 lagu yang dibawakan diacara ini yang akan menceritakan sejarah dan cerita dibaliknya, untuk mengingat bagaimana Indonesia di jaman itu.

Setiap hari Sabtu dari pukul 16:00 – 18:00, para tamu hotel dapat menyaksikan pertunjukan musik yang istimewa di Lobi resor, dimana musisi Truedy – artis Indonesia yang telah secara rutin tampil di The Apurva Kempinski Bali – akan membawakan setiap lagu dari buku ‘Antologi Musik Indonesia’.

Komentar