Home Fokus Bali Lebih Mudah dan Cepat Baca Not Balok dengan Si Solmi Bavisch Spelling...

Lebih Mudah dan Cepat Baca Not Balok dengan Si Solmi Bavisch Spelling Method

Bavisch Music School meluncurkan buku musik trilogi Si Solmi-Bavisch Spelling Method.
Bavisch Music School meluncurkan buku musik trilogi Si Solmi-Bavisch Spelling Method.

DENPASAR, fokusbali.com – Bavisch Music School meluncurkan buku musik trilogi yang berjudul Musik Si Solmi-Bavisch Spelling Method. Ketiga buah buku ini berisi langkah mudah memainkan lagu dan komposisi dengan cara mengeja, masing-masing untuk alat musik Piano, Violin dan Gitar.

Menurut sang penulis Choirul Anam yang juga founder Bavisch Music School, penemuan dan inovasinya dalam membaca not balok di ketiga buku ini disusunnya selama 7 bulan sejak April 2020. Buku-buku ini, diluncurkan untuk dipelajari mulai dari tingkat dasar, menengah, sampai terampil.

“Dengan buku ini, teman-teman yang main musik bisa membaca not balok dengan lebih mudah dan cepat, untuk alat musik violin, piano dan gitar,” kata Choirul Anam saat peluncuran buku Si Solmi-Bavisch Spelling Method di Denpasar, Sabtu (17/4/2021).

Anam menjelaskan, tujuan diluncurkannya buku ini yakni untuk mendukung gerakan gemar membaca, dan mengajak masyarakat, terutama generasi muda untuk belajar musik secara mandiri di rumah dengan menggunakan metode Si Solmi selama pandemi Covid-19.

“Buku-buku ini juga kami terbitkan untuk mendukung gerakan gemar membaca dan pemberantasan buta not balok. Melalui pemahaman teori dan praktek musik yang benar akan menyehatkan jiwa seseorang sehingga terbentuk masyarakat yang sehat lahir, batin, sosial dan spiritual,” ujarnya.

BACA JUGA:   Tim Kuliner Bali Dynasty Resort Raih Medali di Kompetisi Chef 12th Salon Culinaire

Choirul Anam menemukan Si Solmi Bavisch Spelling Method yang kemudian diimplementasikan dalam kurikulum dan teknik pembelajaran juga cetak buku, merupakan wujud idealisme Choirul Anam di dalam dunia musik.

“Lewat buku ini saya berharap membawa musik ke ranah yang lebih mengasyikan, personal dan humanis,” pungkasnya.

Cetakan pertama Untuk ketiga buku ini diterbitkan dengan harga Rp 350 ribu (gitar dan violin) dan Rp 250 ribu untuk piano, masing-masing buku dijual dengan diskon 10 persen.

Peluncuran buku ini juga menjadi sebuah ajang kreativitas melalui suguhan penampilan beberapa talenta Bavisch cilik yang menghibur para undangan dan pengunjung.

Acara ini juga akan dihadiri oleh mitra kerja Bavisch Music School, murid Bavisch, alumni Bavisch serta masyarakat umum juga masyarakat desa Dauh Puri Klod, dimana Bavisch Music School berlokasi.

Protokol kesehatan dan pemakaian masker tetap merupakan prioritas selama acara berlangsung.

Choirul Anam yang selama karir bermusiknya dipengaruhi oleh Mozart, mendirikan Bavisch Music School di Denpasar pada 1 juli 2001.

BACA JUGA:   Sebanyak 734 WNI Terpapar COVID-19 di Luar Negeri

Berdirinya Bavisch sebagai sekolah musik memberi Anam media ruang dan waktu untuk mencurahkan semua pemikiran musik yang dimiliki dan membagi esensi musik yang sudah jarang dibicarakan. Bavisch merupakan tempat dimana Choirul Anam dapat berbagi perspektif musik dan sensasi dalam bermusik yang sudah hampir dilupakan.

Komentar