DENPASAR, fokusbali.com – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora) Provinsi Bali siap menggelar SMK Fest yang akan menghadirkan ratusan SMK di Bali. Digelar di Art Center pada 20 – 22 Maret 2024, kegiatan ini menargetkan menjadi penghubung antara murid lulusan SMK dengan dunia usaha.
Menurut I Gusti Ngurah Crisna Adijaya, S.stp, MM, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikpora Bali, kegiatan ini berawal dari 1st Indonesia Vocational Link And Match yang merupakan gagasan Universitas Stekom Semarang dan aplikasi Top Loker untuk mempertemukan dunia industri dengan SMK se-Indonesia.
Hal ini ditindaklanjuti dengan menggelar SMK Fest untuk tingkat regional di 6 Kabupaten/Kota di Bali pada 29 – 31 Januari lalu dengan total pengunjung mencapai 25 ribu orang dan mencatatkan transaksi mencapai Rp 147 juta dari penjualan produk UMKM yang berpartisipasi.
Untuk itu, kegiatan SMK Fest di Art Center nanti akan menargetkan 150 SMK di Bali dimana siswa – siswi akan dipertemukan dengan pengusaha pemberi kerja.
“Kami menyelenggarakan event yang arahnya untuk pengembangan SMK di Bali. Gayung bersambut, kegiatan ini mendapat sambutan baik dari pengusaha karena menguntungkan kedua belah pihak, dimana pengusaa akan lebih mudah mencari talenta untuk direkrut dan menguntungkan perusahaan yang sebelumnya kesulitan mencari siswa PKL yang berkualitas,” paparnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/2/2024).
Crisna Adijaya mengakui saat ini dunia kerja dibidang pariwisata masih paling banyak peminat. Namun pihaknya ingin merubah paradigma bahwa di industri pariwisata hanya ada perhotelan dan kuliner.
“Kami ingin menggeser paradigma bahwa pilar pariwisata hanya hotel dan kuliner padahal ada jurusan lain seperti mesin, tari bahkan pertanian yang penting untuk dunia pariwisata. Kami ingin menggaungkan jurusan yang berhubungan dengan pariwisata tapi masih belum banyak peminat,” terangnya.
Dan yang tidak kalah penting, lanjutnya, event ini juga melibatkan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang saat ditingkat regional memberi banyak manfaat untuk para siswa.
“SMK Fest tingkat regional berhasil mengasah kemampuan murid dalam mengembangkan skill salah satunya pemasaran dimana saat itu lewat berbagai produk UMKM mereka berhasil meraup ratusan juta rupiah,” ungkapnya.
Ditambahkannya, kegiatan ini juga menghadirkan lomba-lomba unik seperti mancing untuk mengedukasi pentingnya ikan dalam mengatasi stunting, lalu ada.eksibisi motor custom buatan siswa, dari sisi olahraga akan mengundang komunitas skateboard dan olahraga kekinian lain.
Selain SMK, kegiatan ini juga akan mengundang SMA, SLB dan murid SMP yang dirasa perlu untuk diliterasi agar mendapatkan pemahaman kemana mereka akan melanjutkan jenjang pendidikan setelah lulus.






