Home Fokus Bali BASCOMM Gelar Workshop Garap Pangsa Pasar Eropa

BASCOMM Gelar Workshop Garap Pangsa Pasar Eropa

BASCOMM Gelar Workshop Garap Pangsa Pasar Eropa

MANGUPURA, fokusbali.com – Mengingat kuatnya posisi Eropa sebagai salah satu pasar sumber utama bagi pariwisata Indonesia, Bali Sales and Marketing Community (BASCOMM) menyelenggarakan workshop setengah hari yang bertajuk “Europe Market: Pulse and Trendline”, Rabu (21/1/2026),

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 450 profesional pariwisata dan perhotelan, menandai tonggak penting dalam upaya kolektif Pulau Bali ini untuk mengoptimalkan tingkat kunjungan dan pemesanan akomodasi dari pasar Eropa.

Di tengah pola perjalanan global yang terus berkembang, workshop ini berfungsi sebagai wadah diskusi dan memperkaya pengetahuan bagi para pelaku pariwisata dan perhotelan, khususnya profesional di bidang penjualan (sales), pemasaran (marketing), dan revenue, untuk menyelaraskan strategi mereka dengan permintaan spesifik dari wisatawan Eropa. 

Sesi-sesi yang dihadirkan berfokus pada tiga pilar utama yaitu, visibilitas (visibility), distribusi (distribution), dan konversi (conversion). 

Acara ini menghadirkan jajaran pembicara berkaliber tinggi yang memberikan pandangan menyeluruh (360 derajat) mengenai lanskap perjalanan saat ini.

Diantaranya Erkan Tuncaakar (Product Manager Asia, DERTOUR Group) mewakili grup perjalanan terbesar di Eropa, Tuncaakar memberikan analisis mendalam mengenai pasar Eropa. 

BACA JUGA:   Pemerintah Buka Pariwisata Bali untuk Wisman dari 19 Negara

Ia menyoroti pergeseran ke arah wisata berkelanjutan (sustainable travel) dan ekspektasi spesifik dari wisatawan Eropa, yang tetap menjadi salah satu demografi paling setia dengan tingkat pengeluaran tinggi bagi Bali.

Hadir pula Nicoline Dolman (Group Contracting Leader, Discova): sebagai pemimpin di salah satu Destination Management Company (DMC) terkemuka di dunia, Dolman membagikan wawasan berbasis data tentang cara memikat pasar Eropa, menekankan bagaimana perhotelan di Bali dapat memperluas jangkauan global mereka dan beradaptasi dengan perilaku pemesanan wisatawan Eropa yang terus berkembang.

Serta Muhamad Rifki (Senior Business Development Executive, Control Union Indonesia): Mewakili sponsor utama acara ini, Rifki membahas pentingnya sertifikasi dan standar keberlanjutan dalam sektor perhotelan—sebuah faktor kunci bagi wisatawan Eropa dalam memilih akomodasi.

“Eropa bukan sekadar pasar dengan volume tinggi; ini adalah pasar yang mempunyai daya beli tinggi dan loyal yang memprioritaskan kualitas dan pengalaman autentik,” ujar Gufron, CHA, Managing Director Alpha Hotel Management (AHM) sekaligus Penasihat BASCOMM didampingi oleh Putu Arisudhiana, Ketua BASCOMM.

BACA JUGA:   Menparekraf Tegaskan Tidak akan Tergesa-gesa Membuka Kembali Pariwisata Bali

“Kehadiran lebih dari 450 profesional hari ini menunjukkan komitmen industri untuk tetap menjadi yang terdepan. Dengan memahami ‘Pulse and Trendlines’ ini, para pelaku pariwisata dan perhotelan di Bali dapat lebih baik dalam menavigasi kompleksitas jangkauan internasional dan mendorong pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan,” tambah Gufron, CHA. 

Workshop ini ditutup dengan diskusi panel interaktif yang membahas tantangan fluktuasi musiman dan transformasi lanskap perjalanan Eropa demi menjaga keunggulan kompetitif.

Bali Sales and Marketing Community (BASCOMM) adalah komunitas profesional yang berdedikasi pada pertumbuhan dan pengembangan bakat penjualan dan pemasaran di dalam industri perhotelan Bali. Melalui edukasi, networking, dan acara strategis, BASCOMM bertujuan untuk meningkatkan status Bali sebagai destinasi kelas dunia.

‘BASCOMM tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan workshop di masa mendatang, guna membekali para profesional industri dengan pengetahuan yang dibutuhkan untuk tetap unggul dalam lanskap perhotelan yang terus berubah,” pungkas Gufron.

Komentar