Home Fokus Bali Update COVID-19 Bali: Total Pasien Sembuh Capai 81 Orang

Update COVID-19 Bali: Total Pasien Sembuh Capai 81 Orang

Infografis kasus COVID-19 di Bali per Senin (27/4). (ist)
Infografis kasus COVID-19 di Bali per Senin (27/4). (ist)

DENPASAR, fokusbali.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan CIVID-19 Dewa Made Indra mengumumkan, per Senin (27/4), ada penambahan kasus COVID-19 sebanyak tujuh orang.

“Hari ini ada penambahan sebanyak tujuh orang, dimana enam diantaranya adalah imported case dan satu dari daerah terjangkit. Sehingga secara akumulatif jumlah kasus menjadi 193 orang terdiri dari delapan WNA, dan 185 warga Indonesia,” ujar Dewa Indra dalam keterangan resminya di Denpasar, Senin.

Dewa Indra juga menyampaikan pertambahan jumlah pasien yang sembuh yakni sebanyak enam orang.

“Kasus sembuh sebanyak enam orang, lima diantaranya adalah PMI dan satu pasien transmisi lokal. Sehingga jumlah pasien yang sembuh sebanyak 81 orang,” ujarnya seraya menambahkan tidak ada penambahan kasus meninggal.

Sementara pasien dalam masa perawatan, lanjut Dewa Indra, berjumlah 108 orang, yang dirawat di 11 RS rujukan dan di 2 tempat karantina yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Bali.

Lebih jauh, Dewa Indra mengungkapkan yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah transmisi lokal yang sebesar 20,72 persen.

BACA JUGA:   Polres Badung Beri Bantuan ke Penumpang yang Belum Memenuhi Persyaratan Mudik

Artinya ada yang terjangkit karena melakukan interaksi jarak dekat dengan pasien positif COVID-19, baik di rumah, di RS, maupun di ruang public.

“Untuk itu, masyarakat diharapkan tetap disiplin menjaga jarak, menggunakan masker, perilaku hidup sehat dan bersih,” harapnya.

Selain transmisi lokal, pemerintah juga memperhatikan masih adanya penambahan angka positif pada WNI dari daerah terjangkit. Untuk itu, Ketua harian Gugus Tugas berharap agar masyarakat tidak mudik. Jika semua bisa diterapkan dengan disiplin, maka angak penambahan dipastikan bisa ditekan seminim mungkin.

Menurut Dewa Indra, pencegahan penyebaran penyakit ini bukan hanya tugas pemerintah, namun tugas bersama dengan masyarakat. Untuk itu masyarakat juga diharapkan terus menjaga kebersihan dan kesehatan, dan rajin olah raga.

“Jika semua berkomitmen untuk menghentikan penyebaran penyakit ini, kunci satu-satunya saat ini adalah disiplin. Karena bagaimanapun COVID-19 telah menyebabkan gangguan ekonomi dan social di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Komentar