Home Fokus Bali Update COVID-19 Bali, 3 Mei 2020: Kasus Positif Bertambah 25 Orang

Update COVID-19 Bali, 3 Mei 2020: Kasus Positif Bertambah 25 Orang

Infografis kasus COVID-19 di Bali per Minggu (3/5). (ist)
Infografis kasus COVID-19 di Bali per Minggu (3/5). (ist)

DENPASAR, fokusbali.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan, pada Minggu (3/5), terdapat 25 penambahan kasus positif baru.

“Ada penambahan 25 kasus positif. Semuanya WNI, terdiri dari tiga orang PMI dan 22 orang transmisi lokal. Sehingga jumlah kumulatif pasien positif 262 orang,” ujar Dewa Indra saat menyampaikan keterangan resminya di Denpasar, Minggu.

Dewa Indra juga menyampaikan kabar baik yakni adanya penambahan pasien yang sembuh.

“Pasien sembuh bertambah 22 orang WNI, terdiri dari 14 PMI dan delapan non-PMI. Total pasien sembuh mencapai 151 orang,” ujarnya.

Sedangkan jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif), lanjutnya, berjumlah sebanyak 107 orang yang berada di 9 rumah sakit dan di karantina (Bapelkesmas)

“Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 90 orang,” Dewa Indra memaparkan.

Sementara secara nasional, Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per hari ini Sabtu (2/5) menjadi 10.843 setelah ada penambahan 292 orang.

BACA JUGA:   Selain Gelato, Massimo Hadirkan Menu Unik Pizza Goreng di Sanur Village Festival 2024

Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh menjadi 1.665 setelah ada penambahan sebanyak 74 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan, sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 513, disusul Jawa Timur sebanyak 165, Jawa Barat 147, Sulawesi Selatan 145, Bali 129 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 1.665 orang.

Di sisi lain, jumlah kasus meninggal setelah terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah menjadi 831 setelah ada penambagan sebanyak 31 orang.

Dalam hal ini, ada faktor penyakit penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien hingga meninggal dunia.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 107.943 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 89 laboratorium. Sebanyak 79.868 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 10.843 positif dan 69.025 negatif.

Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 235.035 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 22.545 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 321 kabupaten/kota di Tanah Air.

Komentar