Home Fokus Bali Pemkab Bangli Gelar Pelatihan Pengelola Perpustakaan Sekolah Dirangkaikan Forum Konsultasi Publik

Pemkab Bangli Gelar Pelatihan Pengelola Perpustakaan Sekolah Dirangkaikan Forum Konsultasi Publik

Pemkab Bangli Gelar Pelatihan Pengelola Perpustakaan Sekolah Dirangkaikan Forum Konsultasi Publik

BANGLI, fokusbali.com – Tingkatkan kualitas layanan dan literasi, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah menggelar Kegiatan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Pengelolaan Perpustakaan untuk Pengelola/Tenaga Perpustakaan Sekolah yang dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik (FKP) Peninjauan Ulang Standar Pelayanan pada Unit Lokus Perpustakaan tahun 2026. 

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Krisna Setda Kabupaten Bangli ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) I Made Ari Pulasari, Rabu (28/10/26).

Pelaksanaan dua agenda utama dalam satu rangkaian acara ini merupakan langkah strategis Pemkab Bangli untuk menjalankan kegiatan secara efektif dan efisien di tengah keterbatasan fiskal daerah, tanpa mengurangi kualitas layanan publik. 

Dalam sambutannya, Ari Pulasari menekankan pentingnya responsivitas dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik. 

Menurutnya, standar pelayanan bukan sekadar formalitas administrasi di atas kertas, melainkan janji dan komitmen nyata kepada masyarakat yang harus selalu diselaraskan dengan tuntutan zaman.  

“Perpustakaan bukan lagi sekadar gudang buku tempat menyimpan dan meminjam buku, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat sumber belajar, pusat literasi, bahkan ruang kreatif bagi siswa dan guru. Namun, transformasi ini tidak akan terjadi secara otomatis tanpa didukung oleh kualitas pengelola yang kompeten,” tegasnya.

BACA JUGA:   Gubernur Koster Targetkan Akhir Mei Bali Bebas dari COVID-19

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat serta berharap agar pelatihan ini menjadi momentum untuk mewujudkan visi Kabupaten Bangli, yaitu “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru di Kabupaten Bangli ‘Bangli Jengah’: pesaJE NGAyaH”.  

Dalam laporan pelaksanaannya, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli, Ni Wayan Puni Antari, memaparkan bahwa kegiatan ini memiliki dua fokus utama.

Pertama, Forum Konsultasi Publik (FKP) berfungsi sebagai wadah dialog dan partisipasi aktif antara penyelenggara layanan dengan masyarakat guna menyelaraskan harapan dan peningkatan kualitas layanan. 

FKP ini membahas peninjauan ulang terhadap lima Standar Pelayanan pada Unit Lokus Perpustakaan, meliputi: Standar Pelayanan Layanan Sirkulasi, Standar Pelayanan Layanan Umum, Standar Pelayanan Layanan Anak, Standar Pelayanan Layanan Referensi serta Standar Pelayanan Layanan Mobil Keliling. 

Kedua, Pelatihan Pengembangan Kapasitas Perpustakaan Sekolah: Bertujuan memberikan pemahaman teoritis dan keterampilan teknis kepada petugas perpustakaan sekolah. 

Pelatihan ini berfokus pada peningkatan kompetensi manajerial, tertib administrasi, pengolahan bahan pustaka, penumbuhan budaya literasi, hingga kesiapan penyiapan dokumen dan SOP untuk penilaian akreditasi perpustakaan sekolah.  

BACA JUGA:   Desa Wisata Penglipuran Masuk Daftar Destinasi Paling Indah di Dunia 2026

Sementara itu, pelatihan kapasitas diikuti oleh 40 orang pengelola perpustakaan Sekolah Dasar (SD) yang terpilih berdasarkan hasil evaluasi pembinaan Satuan Pendidikan Dasar Tahun 2026. 

Hadir sebagai narasumber dari Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Bali diantaranya Dra. I Gusti Ayu Komang Suryati (Pustakawan Ahli Utama) yang memberikan materi dan praktek pengelolaan perpustakaan dan Dra. Nyoman Suwidiadi, M.H. (Pustakawan Ahli Utama) memberikan sosialisasi tenaga perpustakaan dalam rangka akreditasi perpustakaan SD/MI.  

Kegiatan FKP ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders), antara lain Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Bali, Forum Anak Daerah Kabupaten Bangli, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli (unsur media massa), Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Bangli, pengelola perpustakaan Kejaksaan Negeri Bangli, serta petugas perpustakaan sekolah dasar. (kbg)

Komentar