KUTA, fokusbali.com – Bali Hospitality Movement (BHM) kembali menggelar kegiatan sosial yang ditujukan kepada pekerja hospitality di Bali khususnya bartender yang terdampak pandemic COVID-19. Kali ini, BHM menggandeng salah satu merk minuman terkemuka dunia yakni Campari Group dengan mengusung tema Shaken Not Broken, yang digelar di Golden Tulip Jineng Resort, Kamis (30/7).
“Kebetulan partner kami adalah para bartender. Oleh karena Campari ini kan perusahaan minuman sehingga kami dahulukan mereka yang bekerja dibagian bar dan terdampak COVID-19,” ujar Olivia Said selaku Campari Group National Manager Indonesia, disela-sela acara.
Olivia menjelaskan, pihaknya juga berkolaborasi dengan lima bartender terbaik di Bali untuk membuat 100 cocktail yang selanjutnya dijual dan hasilnya sepenuhnya disumbangkan untuk kegiatan charity BHM.
“Sebanyak 100 cocktail itu terjual habis hanya dalam waktu sembilan hari dengan total uang yang terkumpul mencapai Rp20 juta. Sepenuhnya kami sumbangkan untuk kegiatan Bali Hospitality Movement,” jelasnya.
Kedepan, lanjut Olivia, pihaknya akan melanjutkan kampanye Shaken Not Broken ini dengan melibatkan pihak-pihak lain, seperti berkolaborasi dengan bartender WNA yang tinggal di Bali, dan bartender-bartender lain di Indonesia. Tahap kedua dan ketiga ini rencananya akn dilanjutkan pada bulan Agustus dan September.
Giat sosial BHM yang keenam kalinya ini menyalurkan sebanyak 101 paket sembako kepada pekerja di bidang hospitality di Bali terutamanya bartender, yang terdampak pandemic COVID-19.
Sejak pertama kali digelar pada 1 Juni 2020, secara total BHM sudah menyalurkan 700 paket sembako kepada pekerja di bidang hospitality.
Disisi lain, Jack perwakilan dari BHM memaparkan, kegiatan ini cukup membantu meringankan mereka yang terkena dampak COVID-19.
Namun, Jack juga menyatakan kekhawatiran terkait outlet-outlet minuman yang mengisyaratkan akan tutup jika terus kondisi seperti sekarang.
“Outlet akan banyak yang tutup meski telah dikatakan new normal sebab kunjungan wisatawan mancanegara masih belum ada sedangkan operasional mereka cukup tinggi. (Pandemi) COVID-19 ini melumpuhkan semua aspek jadi kami berharap semoga segera berlalu,” pungkasnya.










