MANGUPURA, fokusbali.com – Kebarakaran pelinggih merajan terjadi di Banjar Culag Calig, Mengwi, Badung, pada hari Kamis, (10/12). Kebakaran diduga disebabkan oleh api dupa yang tertiup angin dan akhirnya melalap atap dua pelinggih merajan milik I Gede Oka Sarjana, 60.
“Akibatnya atap dua pelinggih dari ijuk yaitu Ratu Meres dan Ratu Mujung ludes. Korban mengalami kerugian belum bisa diperkirakan,” ujar Kapolsek Mengwi AKP Putu Diah Kurniawandari, SH, SIK.
Kapolsek menjelaskan kejadian ini berawal dari orangtua korban, I Ketut Jenir sembahyang pukul 09.00 Wita. Selesai sembahyang, Ketut Jenir pun langsung tidur.
Pukul 14.20 Wita saat I Putu Swanjaya, 48, tetangga korban, duduk di teras rumahnya, tiba-tiba Swanjaya melihat kobaran api muncul di pelinggih merajan milik korban.
Swanjaya langsung lari ke TKP dan memberi tahu korban. Korban bersama warga berusaha memadamkan api, namun sulit dipadamkan karena sudah terlanjur besar.
Tak lama kemudian mobil pemadam tiba di TKP dan 30 menit kemudian api berhasil dipadamkan.
“Di Merajan korban tidak ada kabel listrik. Diduga kebakaran itu disebabkan api dupa dipakai sembahyang dan saat itu angin kencang, meski demikian penyelidikan tetap dilakukan,” kata Kapolsek Mengwi. (rls/fb)
