Site icon Fokus Bali

Hanya 156.876 Wisman Berkunjung ke Bali pada Maret 2020

Sejumlah wisatwan menikmati suasana di Pantai Kedonganan, Badung, Bali, sebelum pandemi COVID-19. (dok.)

Sejumlah wisatwan menikmati suasana di Pantai Kedonganan, Badung, Bali, sebelum pandemi COVID-19. (fb/dok.)

DENPASAR, fokusbali.com – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali menurun drastis akibat pandemic virus Corona. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali menyebutkan, pada Maret 2020 tercatat hanya 156.876 wisman yang berkunjung ke Pulau Dewata.

Jumlah ini turun sebesar 56,89 persen dibandingkan bulan Februari 2020 yang sebanyak 363.937 kunjungan, dan turun 65,11 persen jika dibandingkan Maret 2019, dimana saat itu kunjungan wisman mencapai 449.569.

Berdasarkan kewarganegaraan, BPS mencatat wisman yang paling banyak datang langsung ke Bali pada bulan Maret 2020 antara lain wisman asal Australia (23,83 persen), Rusia (7,07 persen), Inggris (6,77 persen), Jepang (5,38 persen), Amerika Serikat (5,24 persen), India (4,81 persen), Jerman (4,68 persen), Perancis (3,60 persen), Malaysia (3,58 persen), dan Singapura (2,69 persen).

Selama periode Januari-Maret 2020 tercatat sebanyak 1.049.696 kunjungan wisman ke Bali. Jumlah ini turun sedalam -21,82 persen dibandingkan dengan periode Januari-Maret 2019 yang tercatat sebanyak 1.342.595 kunjungan.

Tiongkok tercatat sebagai negara dengan penurunan jumlah wisman paling dalam selama Januari-Maret 2020 dibandingkan Januari-Maret 2019, yaitu turun sedalam -64,24 persen.

Sedangkan wisman asal
Rusia, Perancis, dan Korea Selatan tercatat meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu naik masing-masing setinggi 34,40 persen, 4,32 persen, dan 3,72 persen.

Wabah COVID-19 juga berpengaruh besar terhadap Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Bali yang secara umum menunjukkan penurunanan dibandingkan bulan Februari 2020.

Hunian kamar hotel berbintang tercatat sebesar 25,41 persen, turun sedalam -20,57 poin dibandingkan pada bulan Februari 2020 yang mencapai 45,98 persen.

TPK tertinggi tercatat di Kota Denpasar yaitu 34,13 persen, dan terendah tercatat di Kabupaten Buleleng yaitu 20,41 persen.

Jika dibandingkan dengan bulan Februari 2020, tingkat hunian hotel berbintang di semua kabupaten/kota mengalami penurunan, dengan penurunan terdalam tercatat di Kabupaten Badung yaitu sedalam -21,99 poin.

Sementara BPS Nasional juga mengumumkan penurunan kunjungan wisma diseluruh Indonesia pada Maret 2020 yang mencapai 45,5 persen dibandingkan pada Februari 2020.

Angka tersebut juga turun 64,11 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif, total kunjungan wisman ke Indonesia pada periode Januari-Maret 2020 mencapai 2,6 juta, dimana penurunan akibat COVID-19 dimulai pada Februari 2020.

Exit mobile version