DENPASAR, fokusbali.com – Persatuan Layang-layang Indonesia Kota Denpasar (Pelangi Denpasar) siap menyelenggarakan lomba layang-layang tradisional Bali yang bertajuk Denpasar Kite Festival ke-6 tahun 2022. Denpasar Kite Festival kembali digelar setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19.
Langit Pantai Mertasari, Sanur, akan dihiasi ratusan layang-layang tradisional Bali selama dua hari Sabtu dan Minggu, 27-28 Agustus 2022, di Pantai Mertasari, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, mengangkat tema “Tejaning Urip” yang mengandung makna Cahaya Kehidupan.
“Astungkara tahun ini kembali dapat menggelar lomba layang-layang setelah vakum dua tahun akibat pandemi. Lomba ini seperti pelepas dahaga bagi pelayang di Kota Denpasar,” kata I Wayan Mariyana Wandhira, ST, Ketua Umum Pelangi Denpasar, Rabu (24/8/2022).
Denpasar Kite Festival ke-6 tahun 2022 dibagi menjadi dua kategori yaitu Kategori Remaja dan Kategori Dewasa. Jenis layangan pun beraneka ragam mulai dari Layangan Bebean, Layangan Pecukan, Layangan Janggan, Layangan Kreasi dan Layangan Janggan Buntut.
Yang menarik dan patut disaksikan yaitu Layangan Janggan Buntut Big Size dan Layangan Bebean Big Size.
Sesuai namanya, Big Size, layangan ini berukuran besar dengan bentang sayap 6 meter keatas. Bahkan ada layangan yang memiliki lebar bentang sayap 10 meter. Ini adalah keunikan tradisi budaya Bali.
Pelangi Denpasar dikukuhkan secara resmi pada tahun 2014 oleh Walikota Denpasar saat itu Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE., M.Si bertempat di Gedung Sewaka Dharma Denpasar.
Dalam kesempatan tersebut, I Wayan Mariyana Wandhira, ST dikukuhkan dan dilantik secara resmi sebagai Ketua Umum Pelangi Denpasar hingga saat ini.
Denpasar Kite Festival pertama kali melaksanakan lomba layang-layang pada tahun 2015 bertempat di Pantai Padanggalak Denpasar Timur.
Event pertama Pelangi Denpasar sukses terlaksana dan diikuti kurang lebih 800 layangan yang melombakan layangan tradisional Bali terdiri dari Layangan Bebean, Layangan Pecukan, Layangan Janggan dan Layangan Kreasi.
